BANJARBARU — Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan pemukiman dan lingkungan sekolah mendorong aksi nyata dari Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) Banjarbaru yang diketuai oleh Bapak Drs. Rachmadi atau yang akrab disapa Pak Engot. Menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan penerus bangsa, organisasi masyarakat ini menggelar aksi sosial pembagian ratusan masker kesehatan secara gratis kepada para siswa dan guru di SMP Negeri 11 Banjarbaru.

Aksi tanggap darurat ini menyasar beberapa sekolah yang berada di area rentan paparan paparan asap pekat. Pembagian difokuskan langsung di area sekolah.
Ketua GMPD menyampaikan bahwa langkah ini diambil guna menekan angka risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap melonjak tajam saat musim kemarau dan karhutla.
“Kualitas udara yang buruk sangat berbahaya bagi anak-anak. Kami mendistribusikan masker medis gratis ini agar proses belajar mengajar tetap dapat berjalan aman tanpa mengorbankan kesehatan siswa,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Selain membagikan masker, relawan GMPD juga memberikan panduan dan edukasi singkat mengenai:
– Cara penggunaan masker yang benar dan merapat pada wajah.
– Pentingnya menjaga kecukupan konsumsi air putih untuk meredakan iritasi tenggorokan.
– Imbauan untuk membatasi aktivitas fisik atau olahraga di luar ruangan selama Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada dikategori tidak sehat.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif cepat yang dilakukan oleh GMPD. Kepala Sekolah yang menerima bantuan menyatakan rasa terima kasihnya karena stok persediaan masker sekolah mulai menipis seiring meningkatnya intensitas paparan asap.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Asap dalam beberapa hari terakhir memang cukup mengganggu kenyamanan dan konsentrasi belajar para siswa. Dengan adanya masker gratis dari GMPD, para siswa kini bisa beraktivitas dengan proteksi yang memadai,” Bapak Said Fahmi,S.Pd selaku Kepala SMP Negeri 11 Banjarbaru.
GMPD berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kualitas udara daerah setempat dan siap berkolaborasi dengan dinas terkait guna menyalurkan bantuan lanjutan apabila kondisi kabut asap masih berlangsung.

No responses yet